PENTINGNYA BERJILBAB

Manfaat Mengggunakan Jilbab Dari Sisi Kesehatan

Bagi setiap perempuan muslim, menggunakan jilbab adalah wajib. Jilbab akan menutup aurat wanita.

Pemakaian jilbab juga bermanfaat dari sisi kesehatan bagi pemakainya :

-Kulit wajah wanita lebih tipis dari pria. Lebih beresiko pada kanker kulit. Dengan mengggunakan jilbab lebih melindungi kulit wajah dari sinar langsung matahari. Mencegah terjadinya kangker.

-Mencegah Peradangan Kulit Luar.  Peradangan ini membuat kulit bersisik kasar dan seperti kulit terbakar. Umumnya menyerang bagian wajah dan punggung tangan. Dengan berjilbab akan menggunakan pakaian yang tertutup. Kulit terlindungi dari peradangan kulit.

-Pemakaian jilbab akan lebih melindungi rambut dari langsung kena sinar matahari. Atau pun terkena kotoran yang dibawa udara. Menggunakan jilbab salah satu solusi tepat buat wanita dalam menjaga dan memilihara kesehatan rambut.

-Menggunakan jilbab juga dapat memperlambat penuaan dini. Penuaan merupakan kondisi alamiyah. Penyebab penuaan ini salah satunya sering kena sinar matahari. Sinar matahari dapat merangsang keluarnya sel-sel melanin dalam kulit dan menyebabkan rusaknya jaringan elastin dan kolagen pada kulit. Bila ini terjadi, maka kulit menjadi tidak lentur lagi alhasil kemudian timbulah keriput pada kulit sebagai gejala awal penuaan dini. Pemakain jilbab membuat perempuan lebih terlindungi dari sinar UV matahari.

Beberapa manfaat menggunakan jilbab bagi wanita dari sisi kesehatan. Semoga bermanfaat.

ANTARA HIJAB DAN AKHLAK

Hijab atau Jilbab merupakan salah satu penutup aurat wanita muslimah. Kerap kali permasalahan hijab dikaitkan dengan akhlak seseorang. Hingga hampir mencoreng kesucian hijab itu sendiri. Walau sebenarnya Hijab dan Akhlak merupakan dua hal yang sangat berbeda.

Jika engkau berjilbab dan ada yang mempermasalahkan akhlaqmu, katakan pada mereka bahwa “Antara jilbab dan akhlaq adalah 2 hal yang berbeda”. Berjilbab adalah murni perintah Allah, wajib untuk wanita muslim yang telah baligh tanpa memandang akhlaqnya baik atau buruk, sedangkan akhlaq adalah budi pekerti yang tergantung pada pribadi masing-masing. Jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa atau pelanggaran, itu bukan karna jilbabnya namun karna akhlaqnya. “Yang berjilbab belum tentu berakhlaq mulia, namun yang berakhlaq mulia pasti berjilbab”

sesuai dengan Sabda Radsulullah shallallahu ’alahi wassalam yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari ’Aisyah, (artinya) : ”Hai Asmaa! Sesungguhnya perempuan itu apabila telah dewasa/sampai umur, maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya melainkan ini dan ini.” Rasulullah Shallahllahu ’alaihi wassalam berkata sambil menunjukkan muka dan kedua telapak tangan hingga pergelangan tangannya sendiri.

Ringkasnya begini, sebagai seorang muslimah, jilbab itu hukumnya WAJIB. Tidak ada tawar-menawar dalam hal ini. Namun, terkadang jilbab dijadikan tolak ukur perilaku seseorang. ”Dia berjilbab, tapi kelakuannya buruk”. Pertanyaan saya, kenapa MENYALAHKAN jilbabnya?! toh memakai jilbab sudah menutupi rambutnya dari pandangan kaum adam. Bukankan itu sudah menjalankan satu kewajiban.

Jika ada seorang wanita berjilbab, tapi akhlaknya buruk. Berarti, wanita itu hanya sekedar ‘mengetahui‘ belum ‘memahami‘. Kita tidak boleh menyalahkan jilbabnya, karna itu kewajiban, cukup pribadinya…

Kesimpulan: Pakailah jilbabmu seraya tidak sekedar berniat untuk melakukan suatu hal yang wajib dari perintah Allah. Jangan kamu memakai jilbab hanya untuk fashion belaka, atau memakai jilbab untuk menutupi kejelekan sifatmu. Ikhlaslah memakai jilbab untuk kebaikan dirimu dan jadikan hijab sebagai kebutuhan mu, niscaya kelak kamu akan merasakan manfaat jilbabmu dan berubahlah akhlakmu.

Karena itu, orang yang dengan kesadarannya mau memergunakan jilbab sebagai pakaian yang disyariatkan, hendaknya juga terus memperbaiki akhlak. Dengan demikian keislamannya tidak hanya tampak dari sisi tampilan lahir; tetapi juga dari sisi perilaku dan perbuatan. Dengan begitu, kecantikan lahir dan batin terkumpul pada dirinya.

Semoga bermanfaat..

Sumber: http://www.hijabina.com

KADO BUAT SANG IBUNDA

Sudahkah kita mempersiapkan kado terindah buat ibunda kita tercinta

Ketulusan hati seorang IBU dalam mendo'akan anaknya, merupakan modal yang paling kuat untuk meraih kesuksesan.
Maka dari itu mintalah do'a dan restu kepada orang tua terutama ibu kita, supaya segala urusan dan langkah kita di berikan kemudahan dan kelancaran.

Apapun yang beliau berikan kepada kita, senantiasa hanya menginginkan kita menjadi seorang yang sukses dan bermanfaat, tanpa meminta imbalan apapun.


SAHABAT NAFISA...

Memang Seorang IBU tidak pernah meminta imbalan apapun atas apa yang sudah beliau berikan kepada kita, namun kita sebagai anak harus senantiasa membuat "makhota di kehidupan" kita selalu bahagia...


SAHABAT...

Menjelang Hari ibu di bulan Desember ini, sudahkah kita mempersiapkan KADO SPECIAL untuk IBUNDA kita tercinta....???
Jika Belum.. maka persiapkanlah mulai dari sekarang, Tidak harus mewah atau pun mahal yang penting bisa membuat beliau bahagia, Tentunya sesuai dengan kadar kemampuan kita.

tapi ingat sahabat... membahagiakan ibunda tidak hanya di moment hari ibu saja, melainkan kapan pun selama kita masih di berikan nikmat oleh Allah SWT berupa kehidupan.

Selamat hari Ibu 22 Desember 2017

Semoga Kita bisa menjadi anak yang berbakti kepada orang tua kita, terutama sang ibunda dan selalu membuat mereka bahagia

#AkuSayangIbu

 

SABAR ITU AKAN SELALU INDAH

Kehidupan manusia di dunia ini tidak akan terlepas dari dua hal, yaitu nikmat dan musibah. Begitu banyaknya nikmat yang diberikan oleh Allah, namun terkadang datang musibah yang berupa kesusahan dan kesedihan dan kedua hal ini (nikmat dan musibah) membutuhkan kesabaran dalam menerima dan menyikapinya. Sabar merupakah salah satu pilar kebahagiaan bagi seseorang yang akan memberikan ketenangan dan ketentraman di dalam jiwa manusia.

WANITA TERBERSIH DI DUNIA ADALAH WANITA MUSLIMAH

Pakar Genetika : Wanita Terbersih Di Dunia Adalah Wanita Muslimah, Seorang pakar genetika Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terperangah kagum oleh ayat-ayat Al-Quran yang berbicara tentang Masa Iddah (yaitu masa tunggu selama tiga bulan bagi wanita, untuk boleh menikah lagi) bagi wanita Muslimah yang dicerai suaminya seperti yang diatur Islam.

Guilhem, membuktikan dalam penelitiannya, bahwa jejak rekam seorang laki-laki di tubuh wanita akan hilang setelah tiga bulan. Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya. Bukti-bukti itu menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik (rekam jejak) khususnya pada perempuan.

Jika pasangan ini setiap bulannya tidak melakukan persetubuhan maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25-30 persen. Dan, setelah tiga bulan berlalu, maka sidik itu akan hilang secara keseluruhan.

Sehingga perempuan yang dicerai akan siap menerima sidik laki-laki lainnya. Bukti empiris ini mendorong pakar genetika Yahudi ini melakukan penelitian dan pembuktian di sebuah perkampungan Afrika Muslim di Amerika.

Dalam penelitiannya, ia menemukan bahwa setiap wanita Muslim di sana hanya mengandung dari jejak sidik pasangan mereka saja. Sementara penelitian ilmiah di sebuah perkampungan lain di Amerika (perkampungan non Muslim) membuktikan bahwa wanitanya yang hamil memiliki jejak sidik beberapa laki-laki, dua hingga tiga.

Artinya, wanita-wanita non Muslim di sana melakukan hubungan intim dengan laki-laki selain pernikahan yang sah. Yang mengagetkan sang pakar ini, adalah ketika dia melakukan penelitian ilmiah terhadap istrinya sendiri.

Ternyata ia menemukan istrinya memiliki tiga rekam sidik laki-laki, alias istrinya berselingkuh. Dari penelitiannya, hanya satu saja, dari tiga anaknya berasal dari dirinya, yaitu setelah ia melakukan test DNA terhadap anak anaknya.

Setelah penelitian-penelitian yang dilakukannya, ia meyakini bahwa hanya Islamlah yang menjaga martabat perempuan, dan menjaga keutuhan kehidupan sosial. Ia yakin, bahwa wanita muslimah adalah wanita paling bersih di muka bumi ini.

Guru besar anatomi medis di Pusat Nasional Mesir, dan konsultan medis, Dr. Abdul Basith As-Sayyid menegaskan bahwa Robert Gelhem, pemimpin Yahudi di Albert Einstein College, dan pakar genetika ini mendeklarasikan dirinya masuk Islam, ketika ia mengetahui hakikat empiris ilmiah, dan kemukjizatan Al-Quran tentang penyebab penentuan iddah (masa tunggu) perempuan yang dicerai suaminya dengan masa 3 bulan.

 

Sumber: http://islamsih.blogspot.co.id

Mengapa Wanita Harus Memakai Jilbab?

Alasan Mengapa Wanita Harus Berjilbab. Sebelum lebih jauh mengetahui alasan kenapa wanita harus memakai jilbab, mungkin terlebih dahulu kita simak dan mengambil hikmah kisah berikut.

Mr John Parke bertanya: “Kenapa dalam Islam wanita tidak boleh jabat tangan denga pria?” Syaikh menjawab: “Bisakah kamu berjabat tangan dengan ratu Elizabeth? Lelaki Inggris menjawab: “oh tentu tidak bisa! cuma orang-orang tertentu saja yang bisa berjabat tangan dengan ratu”, Syaikh tersenyum dan berkata: “Wanita-wanita kami (Kaum muslimin) adalah para ratu, dan ratu tidak boleh berjabat tangan dengan pria sembarangan (yang bukan mahramnya)”, lalu lelaki Inggris bertanya lagi, “Kenapa perempuan Islam menutupi tubuh dan rambut mereka?”, Syekh tersenyum dan punya dua permen, ia membuka yang pertama terus yang satu lagi tertutup. Dia melemparkan keduanya ke lantai yang kotor. Syaikh bertanya: “Jika saya meminta anda untuk mengambil satu permen, mana yang anda pilih?”, Lelaki Inggris menjawab: “Yang tertutup”, Syeikh berkata: “itulah cara kami memperlakukan dan melihat perempuan kami”. SubhanAllah bahagia kita sebagai umat nabi Muhammad.

Jangan jadi alasan atau contoh wanita berjilbab yang berakhlak buruk, itu wanita yang belum faham dan beriman utuh ajaran Islam. Teladanilah wanita mukminat yang berjilbab dengan kemuliaan akhlak. “Semoga sahabat wanita yang belum berjilbab suatu saat kalian atas hidayah Allah menutup aurat kalian…amin”.


Dan berikut adalah beberapa alasan mengapa wanita harus berjilbab berjilbab.

1. Tujuan hidup seorang mukmin adalah Keridhoan Allah, “Ath thooah baabur ridho” taat berjilbab itu pintu di antara pintu keridhoan Allah. “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri mukminin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal dan tidak mudah diganggu (QS 33:59).

2. Taat kepada Rasulullah, “Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah haidh, tidak boleh baginya menampakkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja” (Muttafaqun alaihi).

3. Karena ingin selamat di akhirat, sungguh siksa pedih bagi mereka yang buka auratnya di akhirat. “Para wanita yang berpakaian tapi telanjang (tipis atau tidak menutup seluruh aurat), berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya.” (HR. Abu Dawud)

4. Ingin amal ibadah diterima, “Tidak diterima salat perempuan yang sudah haidh (balighah) kecuali dengan menutup auratnya” (HR Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi dan Ibnu Maja)

5. Pembeda dirinya dengan yang lain dan sebagai syiar wanita mukminat (QS 33:59)

6. Selamat dari tipudaya syetan, “Maka Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya yang tertutup dari mereka yaitu auratnya ..” (QS 7:20)

7. Auratku hanya untuk yang Allah halalkan (QS 24:31)